-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    MUI dan Ormas di Kabupaten Probolinggo Deklarasi Tolak RUU HIP

    6/27/20, 07:37 WIB Last Updated 2020-06-27T00:37:38Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Kraksaan, Lensaupdate.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo beserta ormas-ormas Islam, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan lembaga kepemudaan se-Kabupaten Probolinggo melakukan deklarasi dan pernyataan sikap menolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), Jum’at (26/6/2020) siang.

    Pernyataan sikap dan deklarasi itu dibacakan di depan Gedung Islamic Center Kraksaan yang dipimpin oleh Wakil Ketua MUI Kabupaten Probolinggo KH Wasik Hannan dan diikuti oleh seluruh peserta aksi.

    Setelah membacakan pernyataan sikap dan deklarasi menolak RUU HIP, seluruh peserta aksi bergeser ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo untuk menyerahkan berkas pernyataan sikap yang selanjutnya di sampaikan kepada DPR RI.

    Wakil Ketua MUI Kabupaten Probolinggo KH Wasik Hannan berharap agar aspirasi yang telah disuarakan bisa didengar oleh para wakil-wakil rakyat yang ada dipusat dan selanjutnya bisa menghentikan pembahasan tentang Rancangan Undang-undang Haluan Idoelogi Pancasila.

    “Pasalnya didalam RUU HIP itu ditengarai ada upaya untuk memasukkan ideologi yang bertentangan dengan apa yang sudah selama ini dianggap benar oleh seluruh masyarakat Indonesia seperti tidak memasukkan TAP MPRS yang berisi pelarangan adanya komunisme di republik ini. Jika nantinya aspirasi ini tidak didengar oleh DPR RI maka pihaknya mengancam akan melakukan segala upaya untuk menolak RUU HIP,” katanya.

    Sementara Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo mengatakan pihaknya mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh peserta aksi dan selanjutnya akan menyampaikan aspirasi yang sudah disuarakan oleh para peserta aksi kepada pusat yakni menolak RUU HIP.

    “Kami akan selalu mengawal aspirasi dari masyarakat Kabupaten Probolinggo agar Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak terpecah,” ujarnya. (Reny Kartika/Zidni Ilman)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini