-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Lima Orang Sembuh dari Virus Corona

    6/18/20, 19:38 WIB Last Updated 2020-06-18T14:39:10Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Gending, Lensaupdate.com – Jumlah orang yang dinyatakan sembuh dari Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Probolinggo kembali bertambah. Hingga Kamis (18/6/2020) malam, orang yang sembuh dari COVID-19 bertambah sebanyak 5 orang.

    “Hingga saat ini, total orang yang sembuh dari COVID-19 di Kabupaten Probolinggo sudah mencapai 107 orang atau setara dengan 86,29% dari total kasus positif COVID-19 sebanyak 124 orang,” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

    Menurut Anang, lima orang terkonfirmasi positif COVID-19 yang sudah dinyatakan sembuh ini berasal dari tiga klaster yang berbeda. Yakni, Klaster Sukolilo, Klaster Pelangi dan Klaster Pemudik. Untuk Klaster Sukolilo adalah laki-laki berusia 25 tahun dari Desa Bulu Kecamatan Kraksaan.

    Selanjutnya, Klaster Pelangi adalah laki-laki berusia 36 tahun dan laki-laki berusia 45 tahun. Keduanya berdomisili di Kota Probolinggo, tetapi masuk dalam kasus Kabupaten Probolinggo karena aktifitasnya banyak berinteraksi di wilayah Kabupaten Probolinggo.

    Serta Klaster Pemudik adalah laki-laki berusia 47 tahun dari Kelurahan Kraksaan Wetan Kecamatan Kraksaan merupakan pemudik dari Banyuwangi dan laki-laki berusia 30 tahun dari Desa Sidopekso Kecamatan Kraksaan merupakan pemudik dari Tangerang.

    “Alhamdulillah, ke-5 orang ini kondisinya bagus dan sehat semua. Mereka dinyatakan sembuh karena hasil swabnya dua kali negatif. Mereka sudah dipulangkan ke rumah masing-masing. Selanjutnya mereka tetap harus melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing selama 14 hari dengan terus menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

    Anang menerangkan hasil swab ke-5 orang yang sudah sembuh ini keluar hari ini dari TCM (Tes Cepat Molekuler) di RSUD Waluyo Jati Kraksaan dan BBTKL Surabaya. Untuk penyakit lain dari ke-5 orang ini tidak ada dan mereka sudah sehat wal afiat karena mereka masuk dalam OTG (Orang Tanpa Gejala).

    “Setelah dinyatakan sembuh tetap sesuai dengan prosedur mereka harus melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing selama 14 hari. Seperti biasanya kita mengingatkan mereka untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan dimanapun mereka berada, seperti memakai masker, jaga jarak, cuci tangan sesering mungkin serta tidak keluar rumah apabila tidak perlu. Karena mereka masih berpotensi untuk terinfeksi kembali,” tambahnya.

    Lebih lanjut Anang menambahkan untuk penularan lain pihaknya mengaku tidak tahu, tetapi semoga saja tidak ada. Yang ditakutkan seperti kemarin pasar sudah muncul sebagai klaster baru. Tapi yang ditakutkan semoga tidak terjadi adalah dari kelompok santri yang kembali aktif di pondok pesantren.

    “Sumber penularannya dari Klaster Sukolilo ini karena kontak erat dengan orang positif COVID-19 yang pernah mengikuti pelatihan petugas haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Sementara untuk Klaster Pemudik dan Klaster Pelangi ini sumber penularannya yang tidak jelas. Karena baik Klaster Pemudik maupun Klaster Pelangi merupakan penularan horizontal yang tidak jelas dari mana sumber penularannya,” pungkasnya. (Dewi Agustina/Zidni Ilman)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini