-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    KPA Kab. Probolinggo Gelar Rapat Terbatas Bahas Pendirian Rumah Singgah Bagi ODHA

    6/5/20, 14:35 WIB Last Updated 2020-06-05T07:35:08Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Kraksaan, Lensaupdate.com – Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat terbatas membahas pendirian Rumah Singgah bagi Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) yang ada di Kabupaten Probolinggo, Jum’at (5/6/2020) pagi di ruang pertemuan Wakil Bupati Probolinggo pada Kantor Bupati Probolinggo.

    Rapat terbatas yang dipimpin oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko selaku Ketua KPA Kabupaten Probolinggo ini diikuti oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Tutug Edi Utomo selaku Ketua Pelaksana Harian KPA dan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Bappeda, Badan Keuangan Daerah, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, RSUD Waluyo Jati Kraksaan dan PMI.

    Sekretaris KPA Kabupaten Probolinggo Ismail Pandji menyampaikan rapat terbatas ini fokus untuk membahas rencana pendirian Rumah Singgah bagi ODHA yang ada di Kabupaten Probolinggo. “Sebab keberadaan Rumah Singgah ini sangat dibutuhkan sekali, terutama bagi masyarakat yang tempat tinggalnya jauh dari RSUD Waluyo Jati Kraksaan, terutama bagi ibu hamil ODHA,” ujarnya.

    Sementara Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko mengatakan Rumah Singgah bagi ODHA ini sangat diperlukan sekali dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    “Sebelumnya, dengan dana yang ada di KPA dibantu RSUD Waluyo Jati menyediakan lahan dan bangunan di area RSUD Waluyo Jati maka Rumah Singgah khusus ODHA waktu itu dapat diwujudkan,” katanya.

    Menurut Wabup Timbul, Rumah Singgah tersebut dipandang sangat strategis karena dekat dengan akses pelayanan kesehatan dan relatif jauh dengan hunian masyarakat. “Hanya saja pada pertengahan Mei 2020, Rumah Singgah ini harus dibongkar sebagai sarana pengembangan sarana pelayanan kesehatan,” jelasnya.

    Wabup Timbul menerangkan, ODHA ini merupakan masyarakat yang hidup dalam ketidakmampuan dan ketidakberdayaan dalam segi ekonomi, sehingga terjerumus dalam pergaulan bebas.

    “Sebenarnya sungguh ironi, sudah tidak mampu dari segi ekonomi masih ditambah terjangkit penyakit tersebut. Ini hal yang khusus karena orang ODHA tersebut banyak yang tidak mampu,” tegasnya.

    Lebih lanjut Wabup Timbul menegaskan dengan adanya Rumah Singgah bagi ODHA paling tidak dapat membantu dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya menginginkan Rumah Singgah ini bisa segera terealisasi. “Dengan ekonomi yang sangat terbatas, mereka butuh perawatan. Upaya ini dilakukan dalam rangka melayani masyarakat secara maksimal,” terangnya.

    Dalam rapat terbatas tersebut, OPD terkait dipandu Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo menyampaikan pendapat sekaligus solusinya dalam upaya pendirian Rumah Singgah bagi ODHA di Kabupaten Probolinggo.

    “Mengingat saat ini Rumah Singgah ini masih sangat diperlukan oleh para ibu hamil ODHA yang pada umumnya miskin dari segi ekonomi, maka perlu dicarikan solusinya untuk mengatasi masalah ini,” ungkap Tutug.

    Menurut Tutug, untuk jangka pendek sebelum ada Rumah Singgah yang permanen, maka perlu dicarikan tempat Rumah Singgah untuk sementara sambil menunggu Rumah Singgah yang permanen. Kemungkinan dengan adanya gedung baru untuk PMI yang dibangun dengan dana APBD, diharapkan PMI segera menempati gedung yang baru sehingga gedung lama untuk sementara dapat dimanfaatkan sebagai Rumah Singgah sementara.

    “Untuk jangka menengah, perlu segera disediakan lahan yang strategis dengan pertimbangan jarak dan resistensi warga sekitar serta perlu penyediaan anggaran APBD untuk membangun Rumah Singgah,” pungkasnya.

    Dalam waktu dekat, akan ditetapkan lahan yang akan ditempati untuk pendirian Rumah Singgah bagi ODHA sehingga langsung dilakukan perencanaan pembangunan oleh OPD teknis dalam hal Dinas  Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Probolinggo. (Nabila Putri/Zidni Ilman) 
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini