-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Dua Orang PDP Meninggal Dunia

    6/17/20, 18:40 WIB Last Updated 2020-06-17T12:40:09Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Tongas, Lensaupdate.com - Hingga Rabu (17/6/2020) malam, Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo merilis jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Probolinggo yang meninggal dunia bertambah 2 (dua) orang.

    “Secara kumulatif, jumlah PDP yang meninggal dunia sebanyak 21 orang dari total kasus PDP 69 orang. Sementara sisanya 5 orang masih diawasi dan 43 orang sudah selesai diawasi karena hasil swabnya dua kali negatif,” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

    Menurut Anang, PDP pertama yang meninggal dunia ini berasal dari Desa Pabean Kecamatan Dringu. Yang bersangkutan memang sudah dirawat beberapa hari di RSUD Tongas dan mempunyai penyakit dasar. Kemudian kondisinya semakin menurun dan akhirnya kemarin meninggal dunia.

    “Yang pasti dia ada infeksi saluran pernapasan dan pneumoli yang menyebabkan dokter yang menangani memasukkannya dalam kategori PDP. Untuk pemeriksaan swabnya sudah dilakukan tetapi hasilnya masih belum keluar,” jelasnya.

    Selanjutnya PDP kedua yang meninggal dunia berasal dari Desa Malasan Wetan Kecamatan Tegalsiwalan. Yang bersangkutan sehari dirawat di RSU Wonolangan Dringu dengan keluhan sesak napas.

    “Tetapi dia sebenarnya sudah sakit lama bahkan sebelum adanya pandemi COVID-19 sudah sakit sesak. Dia datang semalam dan malamnya kondisinya memburuk sehingga akhirnya meninggal dunia. Untuk pemeriksaan rapid test hasilnya non reaktif,” tegasnya.

    Untuk proses pemakaman kedua PDP ini tambah Anang, tetap menggunakan protokol kesehatan pemakaman COVID-19. “Sesuai dengan ketentuan, selama hasil swabnya masih belum keluar, maka proses pemakaman tetap harus mengacu kepada protokol kesehatan pemakaman COVID-19,” pungkasnya. (Dewi Agustina/Zidni Ilman)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini