-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Bertambah Dua PDP, Satu PDP Selesai Diawasi

    6/24/20, 18:15 WIB Last Updated 2020-06-24T12:15:36Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Tongas, Lensaupdate.com – Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo hingga Rabu (24/6/2020) malam mencatat jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Probolinggo kembali bertambah 2 (dua) orang. Tetapi dihari yang sama juga ada 1 (satu) orang PDP yang selesai diawasi.

    “Dengan demikian, secara kumulatif jumlah PDP di Kabupaten Probolinggo saat ini sebanyak 73 orang atau bertambah 2 orang dengan sehari sebelumnya sebanyak 71 orang dengan keterangan 7 orang masih diawasi, 46 orang selesai diawasi dan 20 orang meninggal dunia,” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

    Menurut Anang, tambahan dua PDP baru ini adalah laki-laki berusia 35 tahun dari Desa Sukokerto Kecamatan Pajarakan. Yang bersangkutan ada keluhan sesak napas, demam, diare dan ada pneumoli sehingga dimasukkan dalam kategori PDP (Pasien Dalam Pengawasan). Saat ini dirawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

    Serta laki-laki berusia 35 tahun dari Desa Negororejo Kecamatan Lumbang. Dia ada keluhan sesak napas, diabetes, TBC dan ada pneumolinya. Oleh dokter kemudian dimasukkan dalam kategori PDP dan dirawat di RSUD Tongas.

    “Kondisi keduanya saat ini masih diobservasi di rumah sakit untuk diobati keluhan-keluhannya serta akan dilakukan pemeriksaan swab untuk mengetahui penyakit yang sebenarnya apakah karena dugaan COVID-19 atau karena penyakit infeksi lainnya,” jelasnya.

    Sementara tambahan 1 orang PDP yang selesai diawasi ini jelas Anang adalah perempuan berusia 70 tahun dari Desa Brabe Kecamatan Maron. “Yang bersangkutan dinyatakan selesai diawasi karena hasil swabnya dua kali negatif,” terangnya.

    Anang menegaskan hasil swabnya berasal dari TCM (Tes Cepat Molekuler) di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Kondisinya sudah sehat dan hasil swabnya negatif. Kemudian yang bersangkutan dipulangkan karena keluhannya sudah sembuh.

    “Saat awal dirawat di RSUD Tongas, dia mempunyai keluhan sesak napas dan infeksi paru-paru dan ada pneumolinya. Sehingga pada waktu itu oleh dokter yang menangani dimasukkan dalam kategori PDP (Pasien Dalam Pengawasan),” tambahnya.

    Meskipun sudah selesai diawasi dan dipulangkan tambah Anang, tetapi yang bersangkutan tetap harus melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing selama 14 hari dan membatasi kegiatan supaya tetap pulih dengan baik dan tidak tertular lagi.

    “Serta menerapkan protokol kesehatan seperti selalu memakai masker, sering cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau hand sanitizer, physical distancing dan tidak bersentuhan fisik,” pungkasnya. (Dewi Agustina/Zidni Ilman)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini