-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Bertambah Dua PDP, Empat PDP Selesai Diawasi

    6/12/20, 19:34 WIB Last Updated 2020-06-12T12:34:08Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Tongas, Lensaupdate.com – Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo mencatat hingga Jum’at (12/6/2020) malam terdapat tambahan 2 (dua) orang PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dan 4 (empat) orang PDP yang selesai diawasi.

    Juru Bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto menyampaikan tambahan dua PDP baru yang masih dirawat adalah laki-laki berusia 46 tahun dari Desa Sidopekso Kecamatan Kraksaan. Yang bersangkutan ada keluhan panas, sesak napas dan ada pneumoli.

    Serta perempuan berusia 4 tahun dari Desa Wonorejo Kecamatan Maron. Dia sebelumnya diagnose terkena penyakit Demam Berdarah, ternyata ada sesaknya dan ada pneumolinya sehingga oleh dokter yang menangani dimasukkan dalam kategori PDP.

    “Kondisi keduanya saat ini masih diobservasi di RSUD Tongas untuk diobati keluhan-keluhannya serta akan dilakukan pemeriksaan swab untuk mengetahui penyakit yang sebenarnya apakah karena dugaan COVID-19 atau karena penyakit infeksi lainnya. Harapan kami yang bersangkutan bisa segera pulih dan bukan sakit karena dugaan COVID-19,” katanya.

    Sementara empat orang PDP yang selesai diawasi jelas Anang berasal dari Desa Tegalsiwalan Kecamatan Tegalsiwalan, Desa Jabungsisir Kecamatan Paiton, Desa Tunggak Cerme Kecamatan Wonomerto dan Desa Maron Kulon Kecamatan Maron.

    “Keempat PDP ini dinyatakan selesai diawasi karena hasil swabnya dua kali negatif. Hasil swabnya berasal dari TCM (Tes Cepat Molekuler) di RSUD Waluyo Jati Kraksaan dan BBTKL Surabaya. Kondisinya sudah sehat dan hasil swabnya negatif. Kemudian mereka dipulangkan karena keluhannya sudah sembuh,” jelasnya.

    Menurut Anang, meskipun sudah selesai diawasi dan dipulangkan, tetapi yang bersangkutan tetap harus melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing selama 14 hari  dan membatasi kegiatan supaya tetap pulih dengan baik agar tidak tertular lagi.

    “Yang paling penting lagi terus menerapkan protokol kesehatan seperti selalu memakai masker, sering cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir atau hand sanitizer, physical distancing dan tidak bersentuhan fisik,” pungkasnya. (Dewi Agustina/Zidni Ilman)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini