-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    11 Kecamatan Masuk Zona Hijau

    6/18/20, 21:07 WIB Last Updated 2020-06-18T15:08:09Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Kraksaan, Lensaupdate.com – Hingga Kamis (18/6/2020) malam, Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo mencatat bahwa di Kabupaten Probolinggo terdapat 11 kecamatan yang masuk zona hijau. Masuk zona hijau karena di kecamatan ini tidak ada kasus atau sudah selesai kasusnya.

    Ke-11 kecamatan tersebut diantaranya Kecamatan Lumbang, Sumber, Kuripan, Bantaran, Tongas, Tegalsiwalan, Tiris, Krucil, Gading, Pakuniran dan Besuk. Hingga saat ini hanya ada 2 kecamatan yang belum pernah ada kasus positif COVID-19. Yakni Kecamatan Lumbang dan Bantaran.

    Sementara kecamatan yang masuk zona orange karena masih ada kasus PDP yang masih diawasi adalah Kecamatan Pajarakan. Kemudian, kecamatan yang masuk zona kuning karena masih ada kasus ODP ada 4 (empat) kecamatan. Yakni, Kecamatan Sumberasih, Gending, Kraksaan dan Kotaanyar.

    Sedangkan kecamatan yang masih masuk zona merah sebanyak 8 (delapan) kecamatan. Sehari sebelumnya ada 7 (tujuh) kecamatan yang masuk zona merah. Tetapi hari ini Kecamatan Kraksaan berubah menjadi zona kuning karena sudah tidak ada kasus positif COVID-19 dan PDP di daerah tersebut. Sementara 2 (dua) kecamatan baru yang masuk zona merah adalah Kecamatan Leces dan Sukapura.

    “Kedua kecamatan ini masuk zona merah karena ada warganya yang terkonfirmasi positif COVID-19 sebagai orang ke-123 dan 124,” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

    Selain Kecamatan Leces dan Sukapura tersebut jelas Anang, 6 (enam) kecamatan lain yang masuk zona merah diantaranya Kecamatan Wonomerto, Dringu, Banyuanyar, Maron, Krejengan dan Paiton.

    “Memang maping yang kita lakukan berdasarkan data harian. Memang sangat memungkinkan apabila tiba-tiba ada kasus baru, PDP (Pasien Dalam Pengawasan) baru atau ODP (Orang Dalam Pemantauan) baru itu akan memungkinkan untuk terjadi perubahan,” jelasnya.

    Anang tidak mempersalahkan dengan adanya kecamatan hijau yang berubah menjadi merah. Sebab dengan masyarakat tahu maping itu dan meskipun itu temporer itu akan menjadi kewaspadaan dari masyarakat untuk hati-hati, terus menjaga protokol kesehatan dan saling mengingatkan.

    “Terkait ijin-ijin yang sudah dikeluarkan oleh Gugus Tugas, nanti akan kita evaluasi lagi. Karena hal itu sudah tercantum dalam Surat Edaran Bupati Probolinggo dengan jelas. Pada daerah-daerah tertentu akan ditunda terlebih dahulu,” pungkasnya. (Nabila Putri/Zidni Ilman)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini