-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lensa Update
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Recent Posts

    Salah Satu Pedagang Positif, Pasar Paiton Tak Akan Ditutup

    5/28/20, 22:30 WIB Last Updated 2020-05-28T15:30:17Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Paiton, Lensaupdate.com - Salah satu pedagang di Pasar Paiton asal Desa Sukodadi Kecamatan Paiton sudah dinyatakan terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (COVID-19) berdasarkan hasil pemeriksaan swab menggunakan TCM (Tes Cepat Molekuler) dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction) di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

    Meskipun demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo tidak ada rencana untuk melakukan penutupan terhadap Pasar Paiton sebagai upaya mencegah semakin meluasnya penyebaran COVID-19.

    “Kebijakan dari Ibu Bupati berdasarkan hasil rakor tadi siang di Pendopo Kabupaten Probolinggo, Ibu Bupati tidak akan melakukan lockdown terhadap Pasar Paiton karena banyak pertimbangan. Pertama, karena perekonomian masyarakat harus tetap terjaga. Kedua, orang-orang yang reaktif sudah ditarik untuk dilakukan isolasi,” ujar Juru Bicara Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

    Menurut Anang, protokol-protokol pencegahan sudah dilakukan untuk menyelesaikan hal tersebut. Prinsipnya Pemkab Probolinggo tidak akan melakukan penutupan, tapi Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE memerintahkan melaksanakan beberapa protokol kesehatan untuk menjamin kesehatan para pembeli dan penjual.

    “Contohnya, Ibu Bupati memerintahkan untuk melakukan rapid test ulang dan melakukan penyemprotan secara berkala serta membuat regulasi-regulasi. Seperti mewajibkan orang-orang yang datang ke pasar itu harus memakai masker, physical distancing, kalau ada yang sakit baik itu penjual maupun pembeli untuk disarankan tidak ke pasar dulu sampai pulih,” terangnya.

    Anang menegaskan protokol-protokol kesehatan akan dicoba dan diterapkan serta dikomunikasikan sesuai arahan dari Ibu Bupat. Hal ini akan dilaksanakan di seluruh pasar di Kabupaten Probolinggo. “Ibu Bupati berpikir bahwa kita tetap beraktifitas secara ekonomi, tapi tetap kesehatan kita terlindungi baik dari sisi masyarakat pembeli maupun penjual,” pungkasnya. (Ainan Salsabila/Fastabiqul Khoirot)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini